London Day 11

Posted: September 26, 2011 in Kim's Journey

Day 11

24 September 2011. Hari Sabtu adalah hari domestic. Hari ini merupakan hari yang tepat untuk bersih-bersih. Maklum sudah hampir dua minggu hidup di London belum sempat mencuci baju.

Seminggu kemarin, kegiatan sepertinya tidak ada habisnya. Pulang balik West London – Central London ternyata cukup menguras tenaga. Di hari Sabtu ini rasa capek itu terakumulasi dengan sukses. Buktinya, Sholat Subuh hampir saja telat karena mata rasanya makin berat. Sehabis sholat, lanjut tidur, lalu malas bangun. Padahal matahari Inggris yang jarang sekali nongol udah bersinar mengetuk-ngetuk kaca jendela asrama.

Meski  badan rasanya masih malas untuk bangun, tapi karena teringat baju-baju, terutama daleman yang sudah numpuk. Akhirnya ku langkahkan kaki untuk mencuci.

Untuk mencuci di asrama ini, jarang sekali yang menggunakan system manual. Karena bingung mencari tempat untuk menjemur. Masak ya pasang tali di jendela kamar. Apa ga malu kalau ada yang lihat segitiga pengaman berkibar-kibar hehehehe.

Di asrama ini sudah ada fasilitas mesin cuci umum. Tapi tidak semua gedung yang punya, hanya beberapa saja. Jadi pada waktu-waktu yang rame, kita bisa mengantri untuk menggunakan mesin cuci itu. Kebetulan gedung asrama yang memiliki tempat cuci berada tepat di gedung tempat saya tinggal. Jadi tinggal nyebrang saja.

Di tempat cuci itu, ada sekitar 8 mesin cuci dan 8 mesin pengering. Nah mencuci disini itu tidak murah lho. Sekali menggunakan mesin cuci, kita harus nyemplungin uang 2,20 pounds. Jadi mahasiswa-mahasiswa yang mau irit, cenderung menumpuk baju hingga menggunung-gunung lalu pergi mencuci. Soalnya sedikit atau banyak harganya sama. Belum lagi pengeringnya, kita harus memasukkan 1 pounds untuk bisa mengoperasikan alat tersebut. Jadi total biaya untuk mencuci adalah 3,20 pounds. Coba kalkulasikan saja dengan rupiah.

Tapi memang dengan harga segitu, kita hampir tidak melakukan apa-apa. Hanya perlu menunggu saja. Mesin lah yang bekerja untuk kita. Hasilnya juga lumayan. Tapi tergantung deterjen yang dipakai juga sih. Kita juga tidak perlu menjemur pakaian. Cukup klik tombol di mesin, dalam 50 menit pakaian sudah kering. Mudah tapi mahal, itulah kesan yang saya tangkap dengan cara mencuci disini.

Jadi pelajaran yang musti diambil adalah, mencuci sebaiknya 2 kali dalam sebulan, atau kalau persediaan bajunya memadai, bisa 1 bulan sekali. Lalu, kalau daleman atau yang kecil-kecil mending cuci di kamar terus dikeringin di tempat cuci. Lumayan irit 2,20 pounds, tapi resikonya harus kucek-kucek dan bilas sendiri.

Advertisements
Comments
  1. ZiE says:

    beli pampers aja buat dalemannya kim :D, sekali pake buang :b n nyucinya sebulan sekali ngirittttt….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s