Posted: February 14, 2009 in Resensi Film

Underworld: Rise of The Lycans
Mengungkapkan Sosok Lycan

Pada masa Abad Kegelapan, seorang bayi laki-laki terlahir di penjara bangsa vampir dari ibu yang manusia serigala (werewolves). Lucian (Michael Sheen) terlahir spesial. Sementara ibunya tidak bisa berubah menjadi manusia, dia tumbuh menjadi seorang lycan, manusia yang bisa berubah menjadi serigala sesuai keinginannya.

Lucian dibesarkan oleh Viktor (Bill Nighy), sang penguasa di kastil vampir itu, untuk menjadi budaknya. Melalui gigitan Lucian, dia juga membentuk sebuah pasukan lycan yang bertugas menjaga kastilnya dari serangan manusia serigala yang sudah tidak bisa kembali menjadi manusia lagi. Untuk mencegah para budaknya itu berubah menjadi bentuk serigala, Viktor memasang kalung berduri perak.

Diam-diam Lucian menjalin cinta dengan Sonja (Rhona Mitra), seorang Death Dealer (pasukan vampir pemburu werewolves) yang juga anak dari Viktor. Cinta terlarang ini semakin lama bertambah kuat. Di saat bersamaan, karena penindasan yang berlebihan, Lucian berniat mendapatkan kebebasan dirinya dan para lycan. Namun, saat hubungan ini diketahui oleh Viktor, Lucian yang telah berhasil melarikan diri berniat kembali menyelamatkan Sonja dan kaumnya yang masih tertinggal. Alihalih berhasil menyelamatkan kekasihnya, dia justru harus melihat tragedi yang mengerikan.

Underworld: Rise of The Lycans memang dibuat untuk menjadi prequel dari dua film sebelumnya, Underworld dan Underworld: Evolution yang lebih menampilkan peperangan mereka di masa sekarang. Jika dari dua film sebelumnya, sudut pandang dan alur film lebih banyak menyorot para vampir melalui tokoh Selena yang saat itu diperankan oleh Kate Beckinsale, dalam film ini alur mengikuti Lucian, sang lycan.

Untuk menggarap film berdurasi 92 menit ini, ada banyak perubahan yang terjadi. Len Wiseman, sutradara yang mengarahkan dua film sebelumnya, memutuskan untuk mundur dan hanya meninggalkan garis besar ceritanya untuk film ini. Dari cerita itu, Danny McBride, Dirk Blackman, dan Howard McCain didapuk untuk menyelesaikannya.

Lalu kursi sutradara diisi oleh Patrick Tatopoulos yang sebelumnya merupakan creature and production designer (orang yang mendesain makhluk-makhluk mitos itu) dari dua film terdahulu. Maka, tidak mengherankan jika sepanjang film ini penonton bakal disuguhkan aksi para lycan yang berubah menjadi serigala dengan setiap detailnya. Bahkan, kamera tidak segan-segan menyorot dari dekat makhlukmakhluk buas itu.

Setting cerita yang berlokasi di sebuah kastil gelap tanpa cahaya pun mampu meningkatkan kemisteriusan kehidupan para vampir. Sayangnya, akting Rhona Mitra, pemeran Sonja yang juga bermain dalam film Doomsday ini, tidak terlalu menonjol. Untunglah, hal ini ditutupi dengan kemampuannya bertarung menggunakan pedang.

Pemain: Michael Sheen, Rhona Mitra
Sutradara: Patrick Tatopoulos
Durasi: 92 menit
Produksi: Screen Gems

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s